Regresi Primordial Anggota Dewan dalam Kejijikan Kekerasan

Hari-hari terakhir ini media massa Indonesia menampakkan wajah serupa – mempertontonkan drama sebabak, yang menurut seorang kawan adalah “tontonan tidak lolos sensor” karena substansinya sangat berbahaya apabila ditiru generasi penerus bangsa. Drama kekisruhan Rapat Paripurna mencapai titik kulminasi, akibat perilaku agresi yang dipertontonkan oleh penghuni Senayan. Ekskalasi konflik bahkan tidak hanya dapat kita temui didalam gedung, pun diluar gedung terjadi hal yang kurang lebih sama. Ratusan pendemo mencoba merangsek masuk kedalam gedung DPR sambil melempar batu, merusak pagar, dan tindakan-tindakan vandalisme lainnya. Sebuah pertanyaan besar tiba-tiba menghinggapi benak saya, mengapa kekerasan selalu menjadi tontonan rutin di negeri ini? Read more